Mahasiswa Blokir Jl Diponegoro, Lalin Bundaran HI- Salemba Tersendat

Demo GMKI (egir/detikcom)
Jakarta Demonstrasi tak hanya digelar di Istana Merdeka dan gedung DPR. 20 Mahasiswa yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melakukan aksi di Jalan Diponegero, Jakarta Pusat atau tepatnya di lampu merah pertigaan Salemba.

Aksi yang dimulai Jumat (30/3/2012) pukul 16.00 diwarnai dengan membakar ban bekas. Akibatnya dari 4 lajur (Bundaran HI-Salemba) hanya menyisakan 1 lajur sehingga macet tak terhindarkan.

Selain membakar ban, mahasiswa juga membentangkan 1 buah spanduk berukuran 1×1 meter warna putih yang berisi cacian terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menolak harga BBM naik.

Hingga saat ini lalu lintas di Jalan Diponegoro masih ramai lancar karena belum memasuki jam pulang kerja. Mahasiwa juga membagikan selebaran kertas kepada pengendara bermotor yang berisi tuntutan mereka. Aksi mereka diamankan 5 polisi berseragam. Belum tampak pasukan anti huru hara dari pihak kepolisian.

Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa 5,7 SR Pukul 05.50 WIB

Bandarlampung, (tvOne)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa berkekuatan 5,7 skala Richter (SR) pada 128 kilometer barat laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Sabtu pukul 05.50 WIB.

Dalam situs resminya, BMKG menjelaskan lokasi gempa berada di 4,67 derajat Lintang Utara-125,18 derajat Bujur Timur dan berada pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa tersebut dilaporkan tidak berpotensi tsunami, dan juga berpusat pada 185 kilometer barat luat Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara; 212 kilometer barat laut Manado,Sulaesi Utara; dan 2.370 kilometer Jakarta. (An

Ahli Astronomi Temukan Planet Terkecil di Luar Tata Surya

Ilustrasi Planet Kepler-10b
kepler.nasa.gov

Washington, (tvOne)

Para ahli astronomi Amerika Serikat telah menemukan planet terkecil di luar sistem tata surya galaksi Bima Sakti atau “milky way”.

Sebuah teleskop luar angkasa, Kepler telah dikirim ke antariksa untuk mencari hunian baru di luar angkasa dan menemukan sebuah planet yang ukurannya hampir sebesar bumi. Planet baru itu dinamakan 10-b yang berjarak sejauh 560 tahun cahaya dari bumi.

Planet 10-b berjarak 20 kali lebih dekat kepada bintangnya daripada jarak planet Merkury kepada matahari di galaksi Bima Sakti.

Kepadatan planet tersebut lebih tebal 4,5 kali dan lebih besar 1,4 kali daripada planet bumi.

Menurut perhitungan para ahli astronomi 10-b sangat panas dan bersuhu sebesar 1.500 derajat Celsius.

Seorang ahli astronomi yang bekerja di Pusat Badan Aeronautika dan Antariksa Nasional (NASA) di Washington, Douglas Hudgins mengatakan bahwa mereka menemukan sebuah planet yang berukuran hampir menyamai bumi.

Dia juga menekankan bahwa penemuan mereka merupakan batu loncatan untuk menemukan sejumlah planet baru yang dapat dihuni.

Duar! Alat Pemantau Gunung Merapi Mati Tersambar Petir

Magelang – Hujan deras di kawasan Gunung Merapi benar-benar membuat repot. Tidak hanya menyebabkan banjir lahar dingin, petir yang menemani hujan lebat di kawasan itu juga membuat alat pemantau Merapi di Desa Ngepos, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, rusak.

Akibat sambaran kilat itu, seperangkat alat yang terdiri dari 3 buah alat pemantauan Merapi tidak lagi dapat berfungsi memantau aktivitas gunung teraktif di Indonesia itu. Padahal, di wilayah Kabupaten Magelang hanya ada dua pos pemantauan Merapi yaitu Pos Babadan di Desa Babadan, Kecamatan Dukun dan Pos Ngepos di Desa Ngepos, Kecamatan Srumbung.

Petugas pemantauan Pos Ngepos, Purwanto saat ditemui detikcom Sabtu (21/02/2012) di Pos Pengamatan menjelaskan, sebelum alat pemantau Merapi mati terjadi hujan deras dan angin kencang di sekitar pos, 8 km dari puncak Merapi.

Tiba-tiba, lanjutnya, sekitar pukul 15.00 WIB terjadi hujan angin dan disertai petir menyambar beberapa pemancar yang ada di pos. Listrik juga secara mendadak padam disertai matinya 3 buah alat pemantauan Merapi berupa komputer dan kamera CCTV.

“Akibatnya kami tidak bisa lagi melakukan pemantauan melalui Pos Ngepos dan hanya mengandalkan pemantauan melalui Pos Babadan dan langsung dari BPPTK Yogyakarta,” ujar Purwanto.

Untuk sementara, lanjut Purwanto, petugas hanya bisa melakukan pemantauan secara manual dari hasil pengamatan secara langsung di menara Pos Ngepos. Menara terletak di depan bangunan pos setinggi kurang lebih 120 meter.

Purwanto menambahkan ia sudah melaporkan kejadian rusaknya 3 perangkat alat pemantauan itu ke BPPTK Yogyakarta. Rencananya besok pagi alat segera diperbaiki.

“Sudah, sudah saya laporkan ke BPPTK Yogyakarta. Rencananya baru besok pagi akan diperbaiki,” jelas Purwanto.

Inilah Pengalihan Anggaran Gedung Baru DPR Rp 800 M

Rencana Gedung Baru DPR (Elvan/ detikcom)
Jakarta – Anggaran pembangunan gedung baru DPR sebesar Rp 800 miliar tidak dikembalikan ke kas negara sepenuhnya. Sebagian anggaran dialihkan untuk keperluan lainnya.

Pengalihan anggaran gedung baru DPR senilai Rp 800 miliar disepakati dalam rapat pleno BURT DPR mengenai relokasi anggaran pembangunan gedung DPR RI tahun 2011 pada tanggal 11 Juli 2011 lalu. Surat keputusan rapat ini bernomor 162/BURT/R.PLENO/MS.IV/ 07/2011.

Kopi surat keputusan ini diperoleh detikcom dari sumber di sekretariat BURT DPR. Isi surat keputusan yang diteken Wakil Ketua BURT DPR ini :

1. Anggaran yang tersedia dalam APBNP tahun 2011 sebesar Rp 218 miliar berasal dari realokasi anggaran pembangunan gedung baru DPR sebesar Rp 800.015.820.000.

2. Mencatat usulan realokasi anggaran sebesar Rp 193.908.211.000.

3. Menyetujui kegiatan penyerapan aspirasi kunjungan kerja perorangan sebanyak 7 kali kegiatan setiap anggota pada masa reses dengan besaran Rp 15.000.000 per kegiatan pada tahun sidang 2011-2012.

4. Mencatat kekurangan anggaran pada poin 3 di atas sebesar Rp. 47.040.000.

5. Menyetujui membiayai kegiaran sebesar Rp 6.496.500.000 untuk pengadaan mesin fotocopy, mobil Toyota Camry, dan lapangan futsal kompek RJA Kalibata.

6. Menyetujui kebutuhan realokasi anggaran DPR tahun 2011 sebesar Rp 247.444.711.000.

7. Menyetujui membiayai kekurangan Rp 29.444.711.000 dari rasionalisasi usulan realokasi pada poin ke 2 di atas meliputi anggaran pelaksanaan fungsi legislasi Rp 23.566.656.000, dan kegiatan pemberitaan Rp 5.878.055.000.

Seorang pria tak sadar ada paku bersarang di otaknya

nail brain

Paku melesat masuk ke dalam otak akibat sensor pistol paku yang terlalu sensitif.

Seorang lelaki pinggir kota Chicago secara tidak sengaja menembakkan paku sepanjang 8,25cm ke dalam tengkoraknya.

Dante Autullo, 34, tengah berada di dalam bengkelnya ketika sebuah pistol paku menembak dekat kepalanya.

Tetapi dia tidak sadar bahwa paku tersebut masuk ke dalam otaknya sampai keesokan harinya, ketika dia mulai merasa mual.

Saat dokter sukses mengeluarkan paku tersebut keluar dari otaknya, terungkap bahwa paku tersebut hanya berjarak milimeter dari area otak yang mengontrol sistem pergerakan.

Sensor tembakan

Tunangannya, Gail Glaenzer kepada kantor berita Associated Press Jumat kemarin mengatakan dia dalam kondisi yang bagus setelah menjalani dua jam operasi untuk mengangkat paku dari otak bagian tengah di Pusat Medis Oak Lawn, Illinois.

Dia merasa baik. Dia menggerakan semua anggota badannya, dia berbicara dengan normal, dan ingat semuanya, katanya.

Itu luar baisa, sebuah keajaiban, tambahnya.

Glaenzer mengatakan dia tidak tahu bagaimana paku itu masuk ke dalam tengkorak Autullo meski melihat ada goresan di kepalanya.

Autullo memperkirakan paku itu masuk ke dalam otaknya akibat sensor pistol paku yang terhentak oleh permukaan datar dan menembak.

Juru bicara rumah sakit Mike Maggio mengatakan bagian dari tengkorak yang terkena tembakan kini diganti dengan besi titanium karena khawatir telah terkontaminasi paku.

Jangan Ada Lagi Aksi ala ‘Indiana Jones’ Anak-anak SD untuk Bersekolah

Jakarta – Foto Sofiah, siswi SD di Lebak, Banten tengah meniti jembatan rusak untuk bersekolah mendunia. Media Inggris Daily Miror menjulukinya aksi seperti film ala ‘Indiana Jones’. Tak pelak foto yang mengiris hati itu pun menjadi pembicaraan.

Nah, berkaca dari peristiwa itu, pemerintah daerah dan pusat harus bergerak. Jangan ada lagi anak-anak SD lainnya di seluruh Indonesia mesti melakukan atraksi ‘Indiana Jones’.

“Bukan hanya berbahaya yang dilakukan siswa siswi SD itu, tetapi juga mengerikan. Jangan sampai peristiwa seperti itu terulang. Pemerintah harus segera turun tangan,” jelas anggota Komisi V DPR Yudi Widiana saat berbincang, Sabtu (21/1/2012).

Dari foto itu, Yudi melihat, bukan hanya anak-anak saja yang terganggu untuk melakukan aktivitas sekolah, tetapi aktivitas ekonomi orang tuanya juga terhambat.

“Perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin. Kementerian Daerah Tertinggal harus segera turun tangan, demikian juga Gubernur Banten yang baru dilantik dan juga Bupati Lebak,” jelas politikus PKS ini.

Kantor berita Inggris, Reuters mempublikasikan foto-foto menyesakkan dada itu. Bahkan media Inggris lainnya, Daily Mail, menyebut kondisi itu mirip dengan salah satu adegan dalam film terkenal “Indiana Jones And The Temple Of Doom”.

“Sekilas, itu terlihat seperti adegan aksi dari film “Indiana Jones And The Temple Of Doom”, demikian tulis Daily Mail mengawali artikelnya, Jumat (20/1).

Sebelumnya, Reuters memberitakan seorang anak perempuan bernama Sofiah dan kawan-kawannya yang mesti bertaruh nyawa untuk mencapai sekolah mereka, SD Negeri 02 Sanghiang Tanjung.

Menurut Kepala Desa Sanghiang Tanjung Epi Sopian, banjir mengakibatkan kerusakan parah pada jembatan itu. Jembatan itu dibangun pada 2001 dan hancur saat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu.

Pihak Kementerian Daerah Tertinggal sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Perbaikan akan segera dilakukan dengan kucuran dana Rp 1 miliar.

Gambar Lucu-Rover Angkasa

Gambar Lucu-Melempar Tikus

Gambar Lucu-UFO Mendarat